Labuan Bajo, Flores, NTTMusim kemarang berlangsung, visibility 30m+
Pesan KabinOpen TripKomodo Discovery 2D1NKomodo Signature 3D2NKomodo Expedition 4D3NPrivate CharterDive PackagesPhinisi & KabinDestinasiGaleriStories & JournalTentang KamiFAQRencanakan EkspedisiKontak & BookingPortal Pelanggan+62 812 3700 1488
Kapal

Phinisi, Cerita dari Para Tukang Kayu

3 Juli 2026·7 menit baca

Bagaimana phinisi dibangun tanpa cetak biru, tujuh layar, dan ritual peluncuran yang masih hidup.

Phinisi adalah perahu tradisional suku Bugis, dibangun selama ratusan tahun di pantai Sulawesi Selatan tanpa cetak biru. Setiap kapal diukir dari ingatan tukang kayu master, dengan ritual yang menentukan kapan setiap papan boleh dipasang.

Tujuh Layar, Lima Macam Kayu

Sebuah phinisi yang sebenarnya membawa tujuh layar dan dibangun dari lima jenis kayu yang berbeda, masing-masing dipilih untuk peran struktural tertentu. Lunas, yang dipasang pertama, dipilih dari kayu yang jatuh sendiri, bukan ditebang.

Mengapa Ini Penting untuk Tamu Kami

Ketika Anda tidur di kabin kayu jati di atas Komodrift, Anda berada di dalam warisan yang hidup. Ini bukan kapal besi yang dicat terlihat seperti kayu. Kayunya nyata, begitu juga tangan yang membentuknya.

Sail the dragon's sea bersama kami.

Punya pertanyaan setelah membaca? Tim kami membalas dalam satu hari kerja.

Tanya WhatsAppLihat Open Trip

Cerita lainnya

WhatsAppPesan via WhatsApp